Author Topic: [ECO Fanfic]Unsolved Riddle [END]  (Read 12508 times)

Offline KuroYuki

  • Elder
  • Words of Speech
  • *
  • Posts: 2974
  • Cookie: 56
  • kang daniel stan
[ECO Fanfic]Unsolved Riddle [END]
« on: February 08, 2011, 09:41:13 PM »
Unsolved Riddle



Author Note :
Yak, ikutan juga buat lomba fanfic. berkat skill ngeles lv max akhirnya saya dapet izin pegang kompu dari nyokap dan buru buru ngetik ini. benernya sih udah dari kemaren kepikir idenya. cuma rada males aja dan keasikan maen *ditabok* charnya pun beberapa asal nyomot aja. kaga pake izin ke yang punya, yang penting mah nanti dicantumin di disclaimernya. *ditabok lagi*

Disclaimer :
Squad belongs to squad
Yukika and Houri belongs to Yukika
Annelies belongs to annelies
Mr. Specialist, Acronia Knightage and Cafe Master belongs to Emil Chronicle Online

Fan Fiction Emil Chronicle Online © KuroYuki 2011

Emil Chronicle Online™ is copyrighted ©GungHo Online Entertainment, Inc. and ©Gravity Co, Ltd. Wavegame was granted the right to publish, distributed and transmit Emil Chronicle Online™ in Indonesia.

ALL RIGHT RESERVED



Chapter 1 : Murder and Utena Lake

Pagi itu, seorang Blade Master berambut pirang sedang tertidur nyenyak di salah satu kursi panjang Downtown. Wajahnya yang sedang tertidur tampak tenang. Didukung dengan rambutnya yang bergaya Valentine dan terlihat mahal, ia menarik perhatian beberapa petualang perempuan yang kebetulan melewatinya.

“Bangun dan ikut  aku, Squad!” Teriak seseorang sambil melempari pria tampan itu dengan sebuah kerikil.

Segera saja pria itu bangun dan segera merapikan Hakama miliknya, “Eh, hah? Pagi, Café Master.” Ujarnya sambil tersenyum.

“Ya ya ya, pagi. Sekarang ikut aku ke Lake Utena, pakai saja motor hijaumu itu.” Ujarnya singkat, tampaknya ia ingin segera sampai ke danau itu.

Karena sedikit malas berargumen dengan sang pemilik cabang Café terbesar di benua Acronia itu, Squad segera menyalakan motor hijau yang disandarkan di sebelah kursi tempat ia tidur tadi. Setelah Café Master ikut naik, Squad segera melajukan motornya ke arah Lake Utena sambil menikmati semilir angin di pagi hari.

Semakin jauh mereka meninggalkan Acropolis City, daerah yang mereka lalui terlihat sepi. Amat sepi untuk ukuran ibukota Acronia yang biasanya penuh dengan golem hingga berjalan saja terasa sulit. Ketika mereka sampai di Lake Utena, keanehan itu terjawab karena banyak sekali orang yang berkumpul di tepi danau itu. Benar-benar manusia, bukan golem yang biasanya menghuni tempat itu. Bahkan diantaranya ada anggota Knightage.

Segera saja Squad menyenderkan motornya di pohon terdekat lalu menerobos kerumunan itu diikuti oleh Café Master. Ketika mereka sampai di tepi Lake Utena, tampak seorang Titania yang memakai baju seragam Sailor berwarna merah muda yang senada dengan rambutnya yang diikat dua.  Ketika Titania itu melihat Squad, ia segera melompat dan menarik lengan Hakama milik Squad.

“Huee!! Squad, masa aku dituduh jadi pembunuh!!” Rengek gadis Titania itu.

“Lho? Yukika? Pembunuh? Heh?” Ekspresi kaget dan bingung bercampur menjadi satu di wajah Squad, “Ada yang bisa menjelaskan? Sebelum itu, kalian yang disana bisa pergi? Ini pembunuhan, bukan tontonan sirkus.” Tambahnya ketus.

Para tentara berbaju hijau mulai mengusir para petualang-petualang yang berkerumun. Sedangkan Squad, Yukika, dan Café Master duduk di dekat tenda milik Caravan Trader bersama salah seorang anggota Knightage Fareast. Setelah menarik napas panjang, Yukika pun mulai bercerita.

Tadi pagi, aku baru saja pulang dari Continental Cave setelah semalaman menemani Annelies mencari Diaperman Stamp. Karena aku sudah capek, jadi aku pulang duluan sedangkan Annelies masih mencari harta di sana. Selama aku dalam perjalanan menuju pintu keluar gua, tidak terjadi apa-apa. Semuanya seperti biasa sampai aku melihat kepulan asap di balik pepohonan. Tentu saja aku melihat sedikit efek Thunder Crack karena aku berada di dataran yang sedikit lebih tinggi dari Lake Utena. Awalnya kupikir tadi ada hujan, dan aku takut petir tadi menyambar pepohonan di Lake Utena jadi aku segera pergi ke sana. Tapi ketika aku sampai, aku tidak menemukan api sama sekali. Kupikir aku capek dan berhalusinasi, jadi aku memutuskan untuk mencuci muka di Lake Utena. Tapi ketika aku mau mengambil air, aku… Aku menemukan…..

Yukika berhenti bercerita. Mulutnya ingin mengucapkan sepatah kata, namun ia berkali-kali menelan kata-kata itu lagi.

“Ya.. ya.. Sudah, kau tidak perlu memaksakan diri untuk bercerita.”  Ujar Squad. Tapi mendadak ada satu hal yang mengganjal pikirannya, “Ngomong-ngomong, korbannya siapa?”

Yukika tersentak, kemudian ia mulai gemetar. Dengan suara yang amat pelan ia menjawab, “Hou.. Houri.”

***

Setelah mengantarkan Café Master kembali ke Downtown, aku kembali duduk di kursi panjang tempat aku tidur dua jam yang lalu. Cerita dari Yukika agak mengejutkanku. Sebenarnya aku ingin membantah semua perkataan tentara Acronia, tapi aku tidak tega berdebat di depan Yukika yang masih depresi. Sudah jelas ini pembunuhan, kurang lebih aku tahu Houri sebagai seorang Marionetist yang handal dan adik Yukika. Tapi aku masih bingung. Kalau diserang dengan sihir, bukankah ada peraturan khusus untuk mencegah perkelahian di luar Arena dan Knight Training Area? Meski Lake Utena sendiri merupakan salah satu arena Knight Training sih.

Tanpa sadar, aku sudah menaiki motorku lagi dan kini motor itu melaju ke arah barat daya Downtown. Tempat salah satu kenalanku tinggal, Mr. Specialist. Bukan aku yang memberinya julukan begitu, tapi ia memang memperkenalkan diri dengan nama itu serta tidak ada yang tahu nama aslinya. Aku menyenderkan motor hijauku di samping tembok.

“Hei, Mercenery-sok-misterius, ini aku Squad.” Ujarku malas.

Tapi pintu itu segera terbuka, sebuah tangan menarikku masuk lalu menutup pintu kayu itu. Dengan tampangnya yang galak didukung dengan bekas luka di beberapa bagian wajahnya, Specialist menatapku tajam. Tatapan itu seakan-akan mewakilinya berbicara ‘mau apa kau kesini’ atau ‘kenapa kau  memanggilku begitu’. Tetapi sebelum sepatah kata keluar dari mulutku, pria itu menyuruhku diam.

“Ya.. Ya.. Aku sudah tahu kau mau kesini untuk memecahkan kasus itu kan? Dasar, pintar begitu kok jadi Blade Master, harusnya kau jadi detektif saja.” Gerutunya.

Memang sih, otakku bekerja lebih cepat dari Sword Delay Cancel yang sering dibanggakan oleh para Blade Master. Tapi kalau aku bekerja sebagai detektif, aku tidak akan dapat membeli motor hijau kesayanganku ini.

“Jadi, bagaimana?” Tanyanya lagi.

Lalu aku menulis sebuah ringkasan yang mudah dimengerti di sebuah kertas. Ia mengambil kertasi itu lalu membacanya. Tampaknya ia berpikir dengan sangat serius, habis alisnya nyaris menyatu begitu sih. Tidak berapa lama kemudian, Specialist mengangkat kepalanya, tampaknya ia menemukan sesuatu.

“Sudah periksa air kolamnya?”

Air? Tiba-tiba suatu pemikiran segera menyambar kepalaku seperti skill Thunder Havoc dari Chevales. Tentu saja segala hal bisa menjadi mungkin, seperti semua orang bisa menjadi pelaku pembunuhannya! Setelah mengucapkan terima kasih, aku segera berlari ke tempat aku memarkirkan motorku. Tidak sampai satu menit, aku segera meluncur ke Lake Utena, kembali ke tempat kejadian perkara.

***

Seperti kata orang, sepintar-pintarnya orang menyembunyikan sampah, baunya pasti tercium juga. Artinya, aku hanya perlu berusaha sedikit lagi untuk menemukan identitas pelakunya. Setidak-tidaknya pasti ada sesuatu yang tertinggal. Sidik jari misalnya? Atau bukti fisik lain yang ada di sekitar danau. Kepalaku panas rasanya, aku mengambil sedikit air di Lake Utena. Tetapi ketika jariku menyentuh air itu, rasanya sakit sekali. Seperti terbakar, atau disengat Killer Bee.

Tunggu…

Terbakar? Kalau begitu..

_______________
To Be Continued



Yak begitu dulu, nantinya akan dibuat chapter sambungannya yang berisi penyelesaian kasusnya. yang bisa nebak pembunuh dan cara ngebunuhnya, saya kasi kukis (tentunya dengan minta tolong momod karena saya belom bisa kirim cookie)
Selamat mencoba  :sing:
« Last Edit: May 24, 2011, 06:03:35 PM by sacchan_magician »
Deceased Zinnia server :
クロユキ、テヨン、ユ・シジン、ファインダー、Trip, Virus, Prince

Recently playing
Closers: Junghwa (Miyeon, Hawthorn, Donghan)

Offline squad

  • Follower of Speech
  • ***
  • Posts: 280
  • Cookie: 44
  • Darkness's Last survivor
Re: [ECO Fanfic]Unsolved Riddle
« Reply #1 on: February 08, 2011, 10:19:55 PM »
Another nice story
hahaha :D

rencana berapa chapter? Tinggal 5 hari sampai tanggal 13 :3

A noble Assasin From Gospel
squad, A noble Blademaster from Eternal
Josephine, *not* the most brave enchanter from Utopia
MomotarozZz, Just a regular BM from Hunter x Hunter

Offline KuroYuki

  • Elder
  • Words of Speech
  • *
  • Posts: 2974
  • Cookie: 56
  • kang daniel stan
Re: [ECO Fanfic]Unsolved Riddle
« Reply #2 on: February 08, 2011, 10:30:04 PM »
cukup 2 chapter aja sih, yang satu kasusnya, satu lagi jawaban kasusnya. Lagian nulis banyak banyak dalam waktu 5 hari mana sempet. Lagi try out pula, jadi rada susah dapet waktu olnya.
Deceased Zinnia server :
クロユキ、テヨン、ユ・シジン、ファインダー、Trip, Virus, Prince

Recently playing
Closers: Junghwa (Miyeon, Hawthorn, Donghan)

Offline squad

  • Follower of Speech
  • ***
  • Posts: 280
  • Cookie: 44
  • Darkness's Last survivor
Re: [ECO Fanfic]Unsolved Riddle
« Reply #3 on: February 08, 2011, 10:39:02 PM »
Ahh ic2
tapi kesan awalnya squad kok kaya 'gelandangan' gitu ya? @.@

yuki kelas 9?

A noble Assasin From Gospel
squad, A noble Blademaster from Eternal
Josephine, *not* the most brave enchanter from Utopia
MomotarozZz, Just a regular BM from Hunter x Hunter

Offline shinigami_boy

  • Elder
  • Words of Letters
  • *
  • Posts: 2364
  • Cookie: 47
  • Alceus
Re: [ECO Fanfic]Unsolved Riddle
« Reply #4 on: February 08, 2011, 11:07:28 PM »
hmm. detektif ya, menarik juga..
ditunggu penyelesaiannya d XD
mau ikut mikir, tp ptunjunya baru air yg terbakar, bingung, jd nonton aja XD

btw itu 1/2 pertama orang ke-3, 1/2 kedua orang pertama ya?

Offline Mizura

  • Apprentice of Songs
  • **
  • Posts: 1316
  • Cookie: 56
Re: [ECO Fanfic]Unsolved Riddle
« Reply #5 on: February 09, 2011, 06:08:02 AM »
detektifffffff detektiffffffff huaaaaa :love3: :love3:

nice cc kuro!! kutunggu chapter selanjutnya!!

sekalian tambahin pipa isep buat si squad... wakakakka XD
·············································································································································
▉ Don't grow up too fast & don't embrace the past; life's too good to last & I'm too young to care
·············································································································································

Offline KuroYuki

  • Elder
  • Words of Speech
  • *
  • Posts: 2974
  • Cookie: 56
  • kang daniel stan
Re: [ECO Fanfic]Unsolved Riddle
« Reply #6 on: February 09, 2011, 06:45:13 AM »
@squad : jadi kehidupan detektif ganteng yang bebas itu *ditabok*
@alceus : kufufu.. Silakan nebak, sampe sabtu mungkin bakal saya post jawabannya :3
@mizu : mana cocok atuh, hakama pake pipa isep. benernya sih pengen juga, ditambah detective set biar kek sherlock holmes
Deceased Zinnia server :
クロユキ、テヨン、ユ・シジン、ファインダー、Trip, Virus, Prince

Recently playing
Closers: Junghwa (Miyeon, Hawthorn, Donghan)

Offline shinigami_boy

  • Elder
  • Words of Letters
  • *
  • Posts: 2364
  • Cookie: 47
  • Alceus
Re: [ECO Fanfic]Unsolved Riddle
« Reply #7 on: February 09, 2011, 10:04:21 AM »
uhh.. give me more hint! XD
ada char laen kah slaen yg udah nongol? XD
hari ini ke lake utena d, siapa tau nemu hint di sana.. XD

jadi gak sabar sabtu.. :sing:
ato hari ini post jg gpp, lbh bagus malah XD

Offline KuroYuki

  • Elder
  • Words of Speech
  • *
  • Posts: 2974
  • Cookie: 56
  • kang daniel stan
Re: [ECO Fanfic]Unsolved Riddle
« Reply #8 on: February 09, 2011, 10:45:54 AM »
eaaa.. Kalo kebanyakan kukasi hint, nanti kespoiler dong chap berikutnya. Lagian semua hint udah kutulis kok. Dan FYI, mau ngubek ngubek Lake Utena pun bakal percuma soalnya lake utena cuma kupake sebagai TKP, tanpa hint sama sekali kalau diliat in game.

Saya ulangin deh biar lebih gampang : Semua orang bisa jadi pelaku pembunuhan. itu kuncinya  :sing:
Deceased Zinnia server :
クロユキ、テヨン、ユ・シジン、ファインダー、Trip, Virus, Prince

Recently playing
Closers: Junghwa (Miyeon, Hawthorn, Donghan)

Offline alverina

  • Follower of Speech
  • ***
  • Posts: 209
  • Cookie: 46
  • Ng?
Re: [ECO Fanfic]Unsolved Riddle
« Reply #9 on: February 09, 2011, 03:23:24 PM »
uwoooo ada jg akhirnay cerita yg berbeda dr biasanya (?)
lanjutkannn  :puppyeyes:
You think that same trick will work on me? Before you can finish weaving your best spell, I've dismantled every essence you poured into it!