Author Topic: [ECO Short Story] Everhart Stories  (Read 4715 times)

Offline alverina

  • Follower of Speech
  • ***
  • Posts: 209
  • Cookie: 46
  • Ng?
[ECO Short Story] Everhart Stories
« on: May 10, 2011, 05:42:20 PM »
Kembali lagi hadir dengan FF terbaruku! *plak

Untuk suatu hal, FF yg lama saya tendang dulu karena kehabisan ide

Hmmmm... ini cerita One Shoot sih, dan lebih mengarah ke percintaan (?) daripada duel (?)
sbnrnay alasan utamanya sih, karena yg jd tokoh duelnya BM dan asassin, dan aku ngga punya charnya jadi g bs mendiskribsikan walaupun aku sering melihat skill tersebut di KT (korban serangan BM dan asassin ful pos)

loh kok jd curcol? ok back to topik (?)

Awalnya sih ceritanya mau buat percintaan dan duel (?), namun setelah bikin corat coret sketsa cerita, makin lama makin gaje dan mengarah ke sinteron

lalu aku coba diskusiin dengan Wisp, dan akhirnya sedikit dirombak (ato bener2 kerombak ya *plak)

dan jadilah Fanfic ini!!

akhir kata (widih kyk apaan aja), selamat menikmati FanFic ku! jangan lupa komentarnya ya *plak
Spoiler for tambahan:
akhirnya bisa juga nyampe lebih dari 4 halaman MS Word 2007

Special Thanks to
          Light1412, yang mau mendengarkan dr awal cerita2 gaje ini ampe jd FF  =P

Cast:
  BerryCake
 
Spoiler for Hiden:
  Flanzs
 
Spoiler for Hiden:
  Hiros
 
Spoiler for Hiden:
  Mirr
 
Spoiler for Hiden:
  Vayth
 
Spoiler for Hiden:

© 2011 by alverina
Disclaimer
Emil Chronicle Online™ is copyrighted ©GungHo Online Entertainment, Inc. and ©Gravity Co, Ltd. Wavegame was granted the right to publish, distributed and transmit Emil Chronicle Online™ in Indonesia.

ALL RIGHT RESERVED

EVERHART STORIES
Tonka 2159
Terlihat sebuah kota yang tenang dan damai, penuh dengan tawa anak-anak yang sibuk bermain bersama. Burung-burungpun berkicau dan suara ombak yang menenangkan jiwa. Penduduknya ramah tamah, bahkan mereka bisa akrab dengan para robot dan marionette. Tidak lupa tatanan kota tersusun dengan indah. Pohon-pohon hijau tertata rapi di sepanjang jalan. Kemudian di puncak kota ini terdapat sebuah monumen yang bertuliskan Everhart stories.

Tiba-tiba terlihat seorang anak kecil menghampiri monumen itu. Ia terlihat asik melihat patung tersebut yang membuat sang kakek pun datang menghampirinya.

“Nak, apa yang sedang kau lihat?”

“Ini kek, everhart stories. Monumen tentang apa ya kek?”

“Itu sebuah monumen untuk memperingati atas terjadinya cerita tragis yang pernah terjadi disini nak, sebuah cerita yang terjadi dulu sekali disaat kakek masih muda.”

“Ceritakan dung kek, mau tau nih!”

“Baiklah, dengarkan baik-baik ya.”

***

Tonka 2046   

Dahulu kala hiduplah dua bangsawan muda yang sudah terkenal namanya diseluruh kota tonka. Vayth Everhart, seorang Blademaster yang ahli dalam menggunakan Uriganov. Sebuah pedang legenda yang berwarna merah keemasan. Ia seorang yang sangat disegani di kota Tonka ini karena ia seorang bangsawan yang berhasil mengalahkan ratusan musuh yang pernah menyerang kota ini. Tapi sayangnya, sifatnya yang arrogant dan sombong membuatnya ditakuti oleh rakyat Tonka.

Flanzs Everhart, adiknya yang berbeda ibu, memiliki hal yang lain. Ia hanyalah seorang Commando muda yang selalu bekerja keras. Ia memang seorang bangsawan, tapi perbedaan ibu membuatnya cukup terkucilkan di keluarganya. Apalagi sejak kematian ayahnya yang selalu berusaha untuk tidak membeda-bedakan Vayth dengan Flanzs. Kehidupan Flanzs menjadi semakin sulit karena  ia harus berjuang untuk menghidupi ibunya yang dikeluarkan dari silsilah keluarga bangsawan.

Suatu ketika, Vayth yang sudah cukup layak untuk meneruskan keluarganya membuat kakeknya sibuk mencarikan seorang istri untuknya. BerryCake Aguraiya, seorang putri dari Morg. Ia sangatlah menawan walaupun negaranya miskin. Vayth yang melihat foto BerryCake langsung menyukainya. Ia segera meminta kakeknya untuk menjodohkannya. Namun rupanya hal ini tidak disukai oleh BerryCake.  Ia selalu beranggapan bahwa cinta tidak bisa dibeli oleh apa-pun dan ia menginginkan untuk memilih sendiri orang yang ia cintai. Namun hal itu tak mungkin terjadi, karena bila ia menolak lamaran tersebut, ia tidak bisa menjamin keadaan negaranya. Yang sekarang saja sudah miskin, apalagi nanti? Bisa-bisa seluruh rakyatku semakin menderita. Begitu gumamnya.

Yah, bisa dibilang begitu juga karena bangsawan Tonka merupakan yang tertinggi derajatnya setelah Acronia. Akhirnya BerryCake pun pasrah dan ia menerima perjodohan itu. Vayth yang mendengar kabar baik tersebut langsung senang. Ia segera mempersiapkan dirinya untuk menjemput mempelai wanitanya. Sesampainya di Morg, ia segera menunggang kuda putih kesayangannya dan menuju ke kediaman BerryCake.

BerryCake segera dibawa ke Tonka, untuk persiapan acara pertunangan. Sesampainya di Tonka, ia diantar menggunakkan mobil dimana banyak bunga-bunga bertaburan di sekelilingnya. Kemudian BerryCake dibawa masuk ke kediaman istana. Ia diberikan sebuah kamar untuk ditinggali selama persiapan pesta. Kamarnya cukup luas. Ukiran-ukiran di dinding yang indah, lantai yang terbuat dari batu marmer dan banyak terdapat lampu di sekeliling kamarnya.

Namun, BerryCake merasa terkekang di kamar nan megah itu. Ia pun segera berjalan-jalan keluar untuk melihat sekeliling. Flanzs yang sedang sibuk berlatih pun melihatnya. Wanita yang anggun, gumamnya. BerryCake yang melihat Flanzs pun segera tersenyum kepadanya. Ia tidak mengetahui siapa gerangan pemuda tersebut, karena Flanzs tidak diperkenalkan secara resmi oleh keluarga Everhart. Pertemuan ini membuat Flanzs teringat akan mimik sedih dari senyuman ibunya.  Ia merasa ada sesuatu yang aneh dari senyuman BerryCake kepadanya dan malamnya, iapun menyusup ke kamar dimana BerryCake tinggal. Diam-diam ia bergerak di tengah keramaian. Kemudian ia berusaha memanjat ke arah jendela kamar BerryCake. Diketuknya perlahan jendela tersebut.

Ah, apa yang kulakukan? pikir Flanzs. Kenapa juga aku melakukan ini? Sebelum sempat Flanzs bergerak untuk pergi, terbukalah jendela itu. BerryCake yang melihat sosok pemuda yang dilihatnya tadi siang, cukup mengejutkan dirinya. Ada gerangan apa pemuda ini datang lewat jendela? Apa tidak bisa lewat pintu ya? tanyanya.

Flanzs yang kaget melihat wajah BerryCake yang sedang bingung langsung menjadi panik dan berusaha menjelaskan apa maksud dia datang kemari. Melihat mimik muka Flanzs yang panik, BerryCake pun langsung tertawa kecil melihatnya. Melihat hal itu, Flanzs pun menjadi lebih tenang, dan berusaha tersenyum.

“Hai, Aku Flanzs, namamu siapa?”

“Aku Cake, BerryCake Aguraiya, putri Morg.” balasnya.

Dari sinilah mereka mulai berkenalan. Hal ini membuat Flanzs menjadi dekat dengan BerryCake dimana ia bisa bercerita tentang semua pengalamannya, petualangannya, dan ia merasa nyaman. Tidak terasa hampir setiap hari ia datang ke kamar BerryCake dengan cara yang sama. Akhirnya, BerryCake dan Flanzs pun menjadi dekat dan mengerti satu sama lain.

Namun hal ini pun lama-lama terbongkar juga. Vayth yang mengetahui hal ini menjadi murka dan melarang Flanzs menemui BerryCake. Penjagaan di kamar BerryCake pun menjadi lebih diperketat. Mirr, sahabat baik Vayth dan Flanzs pun turut menjaga BerryCake. Flanzs pun tidak dapat berbuat apa-apa dengan kekuasaan kakaknya itu. Namun, ia tiba-tiba teringat kepada senyuman yang dulu pernah diberikan kepadanya. Ia sangat menginginkan BerryCake tersenyum, sehingga akhirnya ia berniat untuk membawa kabur BerryCake.

Malam hari sebelum acara pertunangan, Flanzs nekad melakukan rencananya itu bersama dengan Hiros, teman terbaiknya. Hiros sudah mempersiapkan dirinya. Ia segera masuk melalui pintu depan dan mulai menyerang para penjaga-penjaga tersebut. Rupanya tindakan Hiros membuat seluruh penjaga menuju ke arahnya dan membuat penjagaan kamar BerryCake melemah. Flanzs pun segera Cloacking dan menyusup masuk. Tidak lama kemudian, sampailah ia di kamar BerryCake. Namun, rupanya disana ada Mirr. Mirr sendiri mengetahui maksud Flanzs. Ia dilema untuk menepati janjinya kepada Vayth atau membiarkan Flanzs menyelamatkan BerryCake. Flanzs pun tau akan hal itu. Mereka pun akhirnya hanya terdiam selama beberapa saat.

Sementara itu, Hiros yang berada diluar sudah tidak kuat lagi untuk menahan serbuan para Gigant. Vayth pun menjadi terbangun dengan adanya suara berisik tersebut. Ia segera keluar dan mendapati Hiros sedang bertempur dengan para bawahan-bawahannya. Melihat hal itu ia langsung segera mengambil Uriganov kesayangannya dan langsung menebas Hiros. Hiros pun langsung terjatuh dan segera ditangkap oleh para gigant.

Cepatlah Flanzs, sudah tidak ada waktu lagi.

***

BLAMM!!

Terdengar suara dobrakan pintu kamar BerryCake. Dugaan Vayth benar, rupanya Flanzs berniat membawa kabur BerryCake.

Sword Delay Cancel!

 “Dasar Adik tidak tahu diri! Apa yang mau kau perbuat pada calon istriku, HAH?!?!” teriak Vayth.

“Kakaklah yang tidak tahu diri! Apa kakak tidak bisa melihat bahwa ia sendiri tidak menyukai pertunangan ini?!” balas Flanzs.

“Huh! Sifatmu yang keras kepala ini benar-benar mirip dengan ibumu! Untunglah ibumu sudah kuusir dari tempat ini! Mencemarkan Nama baik Everhart! Seharusnya aku juga mengusirmu waktu itu!”

“APA?!?! Yang mengusir ibuku itu kakek, bukan kau!” nada Flanzs menjadi tinggi.

“Hahaha.. Dasar Bodoh! Jadi, selama ini kau tidak menyadarinya? Baiklah, akan kuceritakan semuanya. Toh, sebentar lagi ajalmu akan menjemputmu! Akulah yang membuat ibumu dikeluarkan dari silsilah kerajaan Tonka. Akulah yang menyuruh kakek mengusir ibumu! Dan Akulah yang membuat ibumu menderita! Hahahahahaha.. “ ledek Vayth.

Mata Flanzs pun langsung terbelalak. Ia kaget mendengar hal tersebut, sekaligus tidak percaya bahwa kakaknya sendiri yang melakukannya. Ia memang kurang baik hubungannya dengan Vayth, namun ia tidak menyangka bahwa kakaknya akan setega itu kepadanya.

“Khh… Rupanya selama ini kakaklah biang keroknya! Kalau begitu, sekarang aku tidak akan segan-segan untuk menyerangmu!”

Flanzs langsung memasang kuda-kuda bertarung. Ia langsung menggunakkan Shadow Preparedness. Tenaganya langsung meningkat drastis. Ia mulai menyerangi Vayth. Tidak lupa ia menggunakkan Mirror Image, untuk membantunya dalam menghadapi pasukan Vayth. Vayth langsung segera mundur dan memasang debuff padanya. Maximize Spirit Sword! Concentration!

Namun Flanzs kalah kuat melawan Vayth. Terlalu banyak pasukan yang harus dihadapi, dan ia pun menjadi terdesak.

“Khh… Bocah seperti kau berani ya menantangku! Inilah akibatnya! Omnislash!

Flanzs terkena 7 dari 10 serangan yang dilontarkan oleh Vayth. Ia langsung tersungkur jatuh. Darah segar keluar dari seluruh badannya. Aku… Kalah?

Flanzs pun langsung melihat BerryCake. Mukanya terlihat khawatir. Ia pun langsung teringat kembali dan semangatnya muncul kembali. Vayth pun segera mendekat kepadanya. Tiba-tiba, Poison Mist!

Seluruh pandangan Vayth menjadi tertutup oleh asap, “Cih! Kemana dia?” Vayth berusaha untuk mencari Flanzs, tapi ia tidak terlihat kemana-mana? Cloacking? tanyanya dalam hati.

Surprise Attack!

Duakk! Vayth langsung terjatuh ke tanah. Rupanya serangan tadi membuat Vayth sekarat. Flanzs yang melihat Vayth sekarat dan tak bergerak mulai tenang. Ia memang membenci kakaknya, namun ia tidak berniat untuk membunuhnya.

Flanzs yang sudah merasa keadaannya cukup aman, segera berjalan ke arah BerryCake. Dengan tertatih-tatih dan penuh luka, ia menghampirinya yang sedang bermuka masam, penuh akan kekhawatiran. Sedangkan Mirr menghampiri Vayth yang terlihat tergeletak di antara pasukannya.

Tidak disangka, Vayth yang sudah dikira tidak bisa berbuat apa-apa lagi, mendadak bangkit. Seluruh badannya mulai memerah dan menyerang dengan membabi buta. Mirr, yang ada di sekitarnya pun kaget dan tidak sempat menangkis serangannya. Iapun terlempar cukup jauh dan pingsan. Sementara itu, serangan Vayth semakin mengganas dan semakin mendekat pada BerryCake dan Flanzs. BerryCake yang melihat hal itu langsung mulai ketakutan.

I..Instigation!

Rupanya ia menarik para robot-robot bawahan Vayth dan memancingnya untuk saling berperang. Sayangnya, hal itu malah membuat para robot saling melontarkan peluru dan kekacauan semakin parah di dalam ruangan tersebut. Vayth pun semakin mendekat dan tidak ada 1 m jarak antara BerryCake dengannya.

Maximize Spirit Sword!

“K….kyaaa!” teriak BerryCake.

Omnislash!

Blamm!!! Mata BerryCake terbelalak seketika itu juga. Rupanya serangan tadi tidak berhasil mengenai dirinya. Mengapa? Karena rupanya Flanzs yang menahan serangan tersebut.

“K.. kau.. menyelamatkanku?” tanya BerryCake.

“Aku… tidak berpikir apa-apa selain menyelamatkanmu. Maafkan aku Cake, aku tidak bisa menjagamu…” lirih Flanzs.

“Flanzs….”

Flanzs memegang pipi BerryCake, “Perasaanku padamu bukan hanya sekedar suka. Aku… mencintaimu. Benar-benar… mencintai BerryCake.” Tangan Flanzs terjatuh dari pipi BerryCake, dan ia terkulai lemas.

“Flanzs!? Flanzs?! TIDAK!!” teriak BerryCake.

Ini bohong bukan? Akhirnya aku bisa menemukan orang yang kucintai, tapi… mengapa harus jadi begini? Mengapa kita tidak boleh bersatu? Mengapa!?!? HUWAAAAA…..!!!


BerryCake menjadi tak terkendali. Ia langsung mengeluarkan skillnya, Arcana Card!

Air matanya mulai menetes, “Nyawa dibalas dengan nyawa!” teriaknya.

Ia terus-terusan mengeluarkan Arcana Card sampai seluruh ruangan terpenuhi dengan prajurit kartu tersebut yang terus mengamuk. Ruangan pun mulai rubuh. Vayth yang sudah sekarat tidak bisa menghadapi serangan tersebut dan meninggal juga.

Hosh… Hosh…

Rupanya ia terus mensummon Arcana Card sampai seluruh tenaganya terkuras. Ia berjalan dengan lemas menuju ke arah Flanzs, lalu duduk disampingnya.

“Terima kasih Flanzs… kau sudah membuatku sadar.”

Ohok!

Darah banyak keluar dari mulut BerryCake. Kemudian, ia melanjutkan kata-katanya dengan sedikit terpatah-patah,” Ada sesuatu yang berharga…. di dunia ini… yang harus kuperjuangkan. Walaupun.. takdir kita… tak memungkinkan untuk bersatu…., aku… sudah menjadi… milikmu. Aku… Cake Everhart, istrimu….”

Setelah itu, ia langsung terjatuh disebelah Flanzs dan menghembuskan nafas terakhirnya. Dan kamar tempat BerryCake berada, hancur. Sementara itu, para penduduk di Tonka mulai berkumpul. Mereka terbangun dengan adanya suara berisik dan kekacauan tadi. Dan ketika mereka sedang bertanya-tanya apa yang terjadi, tiba-tiba Mirr terbangun. Ia langsung terkejut melihat keadaan sekeliling yang sudah menjadi reruntuhan. Ia langsung meminta bantuan para warga untuk mencari BerryCake, Flanzs dan Vayth. Ia pun turut serta mencarinya, tanpa memperdulikan luka-lukanya karena tertimbun reruntuhan.

Tidak lama kemudian, mereka berhasil menemukan mereka tetapi sudah tidak bernyawa. Hal ini membuat Mirr menyesal dan berkata, “Aku tidak akan membiarkan pengorbanan mereka sia-sia. Perjuangan demi cinta yang membuat kematian kedua bangsawan Tonka kita ini meninggal. Akan kubuatkan monument sebagai bukti pengorbanan mereka, dan akan kuteruskan cerita ini.”

***

“Itulah cerita Everhart Stories, nak.”

“Oh… gitu toh kek. Tapi, kok kakek menangis?” tanya sang cucu.

“Itu karena… kakek tidak dapat berbuat apa-apa walaupun kakek berada disana. Yah… hanya aku yang tersisa disini, semoga kalian semua bahagia disana.”


Everhart Stories - End
« Last Edit: June 23, 2011, 11:10:57 AM by sacchan_magician »
You think that same trick will work on me? Before you can finish weaving your best spell, I've dismantled every essence you poured into it!

Offline Light1412

  • Gate Guardian
  • Follower of Wisdom
  • *
  • Posts: 691
  • Cookie: 49
  • WIngS of Hopes (W.I.S.P)
Re: [ECO Short Story] Everhart Stories
« Reply #1 on: May 10, 2011, 05:43:06 PM »
pertamax!!!

nah... sebagai pembantu di balik layar~...  XD

dan seperti biasa....

masi typo banyak... emang dah di cek berdua pun masi banyak lolos.. wkwkwkwkw...  :laugh: (gak berbakat nulis kita berdua nih XD)

gak mo dipanjangin lagi nih ?? +_+...

tar kubantu lagi...  :puppyeyes:
« Last Edit: May 10, 2011, 06:17:18 PM by Light1412 »

Offline milkteddy

  • Rune Guardian
  • Lord of Wisdom
  • *
  • Posts: 5878
  • Cookie: 63
Re: [ECO Short Story] Everhart Stories
« Reply #2 on: May 10, 2011, 05:53:37 PM »
ea gw kira tadi ini prologue nya, eh ternyata oneshoot ya
biasanya sih oneshoot itu 10 lembaran lho huhuhu

ada yang masih bisa di explore lagi menurut gw
tentang waktu berdua berrycake sama flanzs
dikasih satu adegan yang agak panjang di kamar gitu
mungkin bisa 1st time si flanzs masuk ke kamar dia
atau last time si flanzs masuk sebelom berantem (pas si flanzs mau ngajak si berrycake kawin lari ato gimana gitu)

terus pas klimaks agak dipanjangin dialognya antara flanzs yang sekarat vs berrycake
pasti asikkk banget dahh  XD XD


overall udah oke sih

Offline shinigami_boy

  • Elder
  • Words of Letters
  • *
  • Posts: 2364
  • Cookie: 47
  • Alceus
Re: [ECO Short Story] Everhart Stories
« Reply #3 on: May 10, 2011, 05:58:44 PM »
wuuuuuuuuu
beraninya flanz merebut cake dari vayth!

btw nana sama ed.. nasibnya gmn tu?
kakek itu mirr ya?
btw gak jd ada eri?

kurang panjang kayak kata fafa,
tapi keren lah XD :like:

oya, ada "disekeliling", harusnya "di sekeliling" tuh :D

Offline alverina

  • Follower of Speech
  • ***
  • Posts: 209
  • Cookie: 46
  • Ng?
Re: [ECO Short Story] Everhart Stories
« Reply #4 on: May 10, 2011, 06:00:03 PM »
wew
oneshoot 10 lembaran? @@"
huhuhuw ini aku aja udah seneng bs nyentuh 7 halaman  @_@
ternyata... masi jauh dari impian membuat FF panjang2

hewww.... sebenernya waktu itu jg udah dikasi tau sih ama ko fen
cuma.. apa boleh buat.. namanya males ya gitu deh *bangga*

ukh @@" semoga untuk FF berikutnya bisa deh (?)
makasih commentnya

@om al
wew wkwkwk
ah sama aja, toh akhirnya mati semua kok
hee... itu mirr ms idup jd kakek2 penceritanya *gr2 om al blg dulu wisp bakal nongol d epilog, sebagai narator sih*

heww.... kurang panjang melulu dari awal aku buat FF ampe sekarang

makasih..
hooo ic.. aku perbaiki @_@
« Last Edit: May 10, 2011, 06:05:13 PM by alverina »
You think that same trick will work on me? Before you can finish weaving your best spell, I've dismantled every essence you poured into it!

Offline sinoSOU

  • Lord of Love Conquest
  • Apprentice of Songs
  • *****
  • Posts: 1421
  • Cookie: 68
  • it's time to get up
Re: [ECO Short Story] Everhart Stories
« Reply #5 on: May 10, 2011, 06:14:47 PM »
kakek itu mirr? :???:
rada nyesel, knp ga yg gmn gitu endingnya
terlalu singkat ;_;

btw, mari bunuh cus :mad:
my char is orange Princess - Sweets - Sweet - Yakult - Yogurt - Eilie - Calista and Cio-Petite-Lyx @ Zinnia

Offline sacchan_magician

  • Gate Guardian
  • Lord of Wisdom
  • *
  • Posts: 5843
  • Cookie: 62
  • YKS!
Re: [ECO Short Story] Everhart Stories
« Reply #6 on: May 10, 2011, 07:58:40 PM »
terlalu cepet selesai ;_;
tp asik sih bacanya XD
pertarungan saudara itu memang plot yg keren yah :grin:

anyway, nama2 job, misal Blademaster, itu di kapital, juga yg Everheart Stories di bagian atas, ada yg kurang di kapital :nod:

btw, yg omni nya, kok kesannya kyk memang serangannya mau diarahin ke BerryCake yah? berasa gimana gt @_@
dan peran Hiros yg berasa cuma "tempelan" saking sedikitnya perannya juga sedikit disayangkan T^T

tp yah, saya suka banget ama endingnya, dimana si kakek ternyata Mirr XD
 
Contacts Line only
srsly, you can find me there

[ IdECO - Sachiko | Mirenne ] | [ JpECO - 菜の花幸子 - Zinnia ] | [ Els - Okiku ] | Granblue Fantasy

Cherry blossom petals falling from the sky...down to the pure white earth, falling with the pure white snow...

Offline milkteddy

  • Rune Guardian
  • Lord of Wisdom
  • *
  • Posts: 5878
  • Cookie: 63
Re: [ECO Short Story] Everhart Stories
« Reply #7 on: May 10, 2011, 08:52:20 PM »
gw baru liat dan oh me god mirr berumur lebih dari 113 tahun
bzzzz tua-tua keladi

Offline alverina

  • Follower of Speech
  • ***
  • Posts: 209
  • Cookie: 46
  • Ng?
Re: [ECO Short Story] Everhart Stories
« Reply #8 on: May 10, 2011, 08:53:06 PM »
@oren
iya,hewwww aku baru bisa membuat sampai begini @_@
ini aja udah dibantuin huhuhuw.. mklum saya kan ms junior

ea, silahkan balik cus dibalik layar A_A
yang jelas saya kan sudah membunuh cus didepan layar (loh)

@sachiko
OAO masi newbie saya belum bs buat lebih dari 10 lembar

heww... itu jg di kapital toh?  :shock:

err... jd kan itu habis di SA kan jd g menentu + jd beserk
nah kkan menerang sembarangan (ngebayangin lah klo beserk kan dikit2 jd sensi gt *plak) mirr yg didekatnya kena
nah kan si cake takut trz dia kluarin skill (ngebayangin tu kan klo br beserk klo kt kluarin skill pst lngsg kita diserang kan, br sensi gitu lo  =P) nah makannya habis itu arahnya ke cake *plak

heww.. habis aku bingung... waktu habis Hiros ketangkep.. trz dia ngapain lagi @_@
tak ada ide (?)

heww... endingnya bagus ya? *pdhl buntet sebenernya diakhir2(plak)*

@fafa
wkwkwk.. itu 113 taun itungannya kan klo dia bru lahir, sbnrnya umurnya Mirr 133 taun
habis aku kan bayanginnya, dia satu satunnya ras domi disana... aku sih nganggepnya ras domi bs tahan lama (?)
« Last Edit: May 10, 2011, 09:01:42 PM by alverina »
You think that same trick will work on me? Before you can finish weaving your best spell, I've dismantled every essence you poured into it!